I made this widget at MyFlashFetish.com.

Selasa, 16 Agustus 2011

7 Alasan Mengasihi Tuhan

Tuhan sudah  mengasihi kita. Kenapa kita harus mengasihi Tuhan?
  1. Tuhan selalu memberi kejutan indah dan tak terduga buat kita.Tuhan selalu pelihara hidup kita. Apa yang kita perlukan akan selalu Dia cukupkan bahkan sebelum kita memintanya.

    Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1 korintus 2:9)
  2. Orang yang sejak kecil sudah kristen bahkan sudah seumur hidup belajar tentang Dia, dari Alkitab maupun buku-buku belum tentu Tuhan mengenal kita. Tuhan hanya mengenal sama otang yang mengasihi Dia.

    Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.(1 korintus 8:3)
  3. Kalau  kita tidak mengasihi Dia , kita bisa kena kutuk.

    Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata!(1 korintus 16:22)
  4. Sering kita merasa Tuhan jauh sama kita, seakan-akan Tuhan sembunyi dari kita. Solusinya kita harus baharui kasih kita pada Tuhan, minta Dia segarkan kasih mula-mula kita dan Tuhan akan menyatakan diriNYa pada kita!

    Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."( yohanes 14:21)
  5. Tuhan yang tinggal di dalam kita.

    Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.(yohanes 14:23)
  6. Tuhan sudah mengasihi kita sampai Ka rela mengorbankan diriNya  mati buat tebus dosa kita.

    Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.(1 yohanes 4:19)
  7. Kita tidak bisa mendapatkan kebaikan Tuhan, tetapi hanya Tuhan sendiri yang bisa mendatangkannya buat kita karena Dia turut bekerja kalau kita mau bergerak dan mengasihiNYa.

    Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah(roma 8:28)


Rabu, 10 Agustus 2011

Bagaimana jika TUHAN kapok dengan hidup kita???

Pernah berpikir suatu saat TUHAN berkata kepada kita, “Aku kapok membimbing jalanmu, Aku sudah bosan dengan kelakuanmu, Aku tidak mau perduli lagi dengan kehidupanmu, urus saja sendirian” ???

Aku tidak tahu apa jadinya hidupku jika saja TUHAN berkata seperti itu kepadaku. Aku sudah jatuh ribuan bahkan jutaan atau miliaran kali dalam dosa, tapi TUHAN masih ada buatku. Jika saja TUHAN itu tidak sabar, sudah dari dulu mungkin DIA meninggalkan aku, sudah dari dulu DIA muak dengan kelakuanku, dan alasan-alasan lainnnya yang membuat DIA bisa meninggalkan aku sendirian, tapi DIA TIDAK MELAKUKANNYA. Hebat sekali TUHAN ku itu. DIA sempurna, tapi tidak sekalipun DIA memandang jijik padaku, tidak sekalipun DIA menghindar dan menjauh karena dosa-dosaku. Justru karena aku berdosa, DIA turun ke dunia untuk menyelamatkan aku.

Ketika aku berjalan sendirian sepulang dan bertanya-tanya dalam hatiku, jika saja TUHAN sempat berkata bahwa DIA KAPOK dengan hidupku, DIA menyerah untuk membimbing aku, aku pasti sudah menjadi penghuni neraka yang kekal itu. Aku berkali-kali menangis di sepanjang jalan Supratman itu hanya untuk berkata, “Terima kasih TUHAN, Terima kasih…Terima kasih…”. Terima kasih untuk tidak meninggalkan aku sendirian di saat ada banyak pribadi yang menyerah dengan hidupku. Terima kasih untuk kesabaran yang TUHAN berikan selama mengayomi aku. Aku benar-benar bersyukur ketika itu. Aku bahkan tidak perduli jika semua orang yang ada di sekelilingku satu per satu meninggalkan aku, aku tidak perduli, asal jangan TUHAN, asal jangan kasih setia, belas kasihan dan kemurahan TUHAN yang meninggalkan aku, aku sungguh tidak perduli. Toh semua ini bukan tentang aku dan seseorang, bukan tentang aku dan pembimbingku, bukan tentang aku dan gereja lokalku, bukan tentang aku dan keluargaku, bukan tentang aku dan pekerjaanku, dan bukan tentang aku dan duniaku, tapi tentang aku dan TUHAN-ku. Hanya tentang aku dan DIA, Yesus Kristus.

Mengapa banyak orang merasa begitu sedih dan terpuruk ketika kehilangan seseorang, ketika kehilangan harta benda, dan alasan-alasan kehilangan lainnya, adalah karena mereka tidak mengerti hanya ada satu alasan untuk mereka boleh seperti itu, jika mereka harus kehilangan TUHAN mereka, jika mereka harus kehilangan Roh Kudus, jika mereka harus kehilangan kasih setia, kemurahan dan belas kasihan TUHAN, MEREKA HARUS BERSEDIH!!! Aku memilih untuk tetap bersukacita jika ada seseorang yang kapok dengan hidupku, karena aku tahu masih ada TUHAN yang tidak pernah kapok dengan hidupku.

Jadi, jika ada orang-orang yang kita kasihi pergi meninggalkan kita silih berganti, ingatlah akan ini semua, kita masih punya DIA yang tidak akan pernah menyerah untuk hidup kita. Jangan kecewa atau patah hati, jangan juga menjadi sedih dan merasa tidak berharga, BERSUKACITALAH..

Minggu, 07 Agustus 2011

6 Tips Selalu Dekat Dengan TUHAN

Seorang teman bertanya: Bagaimana saya bisa dekat dengan Tuhan? Keinginan untuk dekat dengan Tuhan adalah keinginan yang sangat baik. Namun keinginan ini lama-lama akan menjadi sirna jika tidak disertai dengan tindakan yang sepadan dan strategi yang jitu. Karena sebenarnya kita ini berada dalam peperangan rohani. Untuk menjadi dekat dengan Tuhan, kita perlu "mendekat" kepadaNya, yang terlebih dulu sudah mendekatkan diri kepada kita melalui Kristus, FirmanNya, dan Roh Kudus.

Mendekatkan diri kepada Tuhan ini tidak lain adalah "perubahan radikal" dari hidup lama ke hidup baru dalam Kristus (2Kor. 5:17); atau yang secara singkat kita kenal dengan sebutan "hidup baru." Beberapa saran praktis untuk hidup baru/gaya hidup baru antara lain adalah: DATANG!

  1. D - Doa: Berdoa kepada Tuhan sungguh-sungguh dari hati, bukan cuma karena kebiasaan. Berdoalah senantiasa untuk segala hal dengan ucapan syukur (1Tes. 5:16-18). Membina hubungan dekat dengan Tuhan mutlak membutuhkan kehidupan doa yang sehat.
  2. A - Alkitab: Dengar suara dan isi hati Tuhan melalui membaca Alkitab. Baca Alkitab dengan kehausan dan kerinduan untuk mendengar suara Tuhan dan mengenal Tuhan lebih dekat, bukan hanya sekadar membaca (2Tim. 3:15-17).
  3. T - Taat: Dengan pertolongan Tuhan, hidup sesuai Firman Tuhan, praktikkan apa yang Tuhan perintahkan dalam FirmanNya. Siapakah Allah dan siapakah kita? Siapa Gembala dan siapa domba? (1Yoh. 2:4-5; Mzm. 119:105). Mendekat kepada Tuhan berarti dengan segala upaya menjadi sekutu Tuhan, menjalankan kehendak Tuhan dalam setiap aspek hidup kita.
  4. A - Aktif: Secara aktif layanilah sesama dan Tuhan (Mat. 22:37-39). Kejatuhan ke dalam dosa selalu diawali oleh idleness, yakni ketika kita berhenti melakukan hal yang baik. Kerinduan menyenangkan Tuhan melalui melayani Tuhan dan sesama adalah tanda kedekatan seseorang dengan Tuhan (1Yoh. 2:9-11). Mendekat kepada Tuhan berarti juga ingin menyelami pribadi Tuhan, yakni dengan berusaha untuk mengasihi apa yang Tuhan kasihi.
  5. N - NO terhadap dosa: Dosa adalah perintang utama hubungan kita dengan Tuhan (Yes. 59:1-3). Itu sebabnya, janganlah menyerahkan anggota tubuhmu dan pikiranmu kepada Iblis dan hal-hal yang jahat. Sesungguhnya, sekalipun pengaruh si jahat masih besar dalam diri kita, jangan lupa kalo mereka sudah tidak lagi punya kuasa atas diri kita. Mereka cuma bisa membujuk, namun kitalah yang memilih dan mengambil keputusan. Dengan pertolongan Allah melalui Roh Kudusnya, kita bisa memilih yang benar (Rm. 6:1-23; 1Yoh. 2:15-17).
  6. G - Gereja/komunitas orang beriman: Jangan menjauhkan diri dari pertemuan ibadah. Pergaulan buruk merusak kebiasaan baik. Bersama dengan saudara-saudara seiman yang lain kita menjadi saling menguatkan dan dikuatkan dalam usaha bersama untuk mendekat kepada Tuhan. Bara arang yang berkumpul akan lebih sulit dimatikan daripada bara arang yang sendirian (Ibr. 10:24-25).

Sabtu, 06 Agustus 2011

Kesetiaan

"Setia" merupakan kata sederhana dan tidak terlalu istimewa di dengar. "Setia" kata ini sering diasosiasikan dengan 'tuan' dan 'pelayan'; setia mungkin bisa diartikan menuruti dan melaksanakan secara konsisten nilai-nilai yang ditetapkan, hal ini terwujud adanya kesamaan nilai dan penerimaan sepenuh hati. Kesetiaan juga ibarat selaput tipis yang sangat mudah terkoyakan!Ada yang mengatakan setia adalah tidak pernah meninggalkan dalam keadaan apapun, dalam bahagia atau luka, dalam sehat maupun sakit.

Setia adalah sebuah kata yang menjadi impian setiap insan didunia ini; seorang pemuda sangat mendambakan kekasih yang setia, demikian juga sebaliknya; seorang suami/istri merindukan pasanganya itu setia sampai mati; seorang pemimpin perusahaan akan senang dan bangga memiliki karyawan yang sangat loyal dan setia. Dalam kehidupan ini kita pasti  sangat membutuhkan seorang sahabat yang setia, yang gak hanya ada saat kita senang saja. Bagaimanapun, kesetiaan bukanlah sesuatu yang begitu saja, untuk menjadi setia harus melewati proses yang dinamakan kesetiaan, ujian demi ujian, dan itu harus dipupuk sehingga akan menjadi sebuah karakter yang kokoh dan menjadi sebuah Roh yang nyata.Kesetiaan tidak bisa kita raih secara instan tetapi membutuhkan suatu proses yang melelahkan.Kesetiaan itu tidak dapat kita rekayasa, kita tidak dapat membeli kesetiaan dari orang lain. Membeli kesetiaan dengan menggunakan imbalan materi akan menghasilkan sebuah kesetiaan semu.

Sifat yang menonjol dari karakter Allah Yang Maha Kasih itu adalah kesetiaanNya. Allah bukan hanya penuh kasih tetapi Ia juga setia menunjukan kasih-kasihNya. Itulah yang membuat kasihNYa yang tidak bisa disamaain sama kasih manapun yang ada didunia ini.

Seperti didadalam Alkitab tentang tuntunan Tuhan bagi bangsa Israel dipadang gurun, kita bisa melihat bahwa kesetiaan kasih setia Tuhan itu nyata, kasih Tuhan itu bener-bener tidak terbatas. Meskipun banyak pelanggaran yang dilakukan bangsa Israel terhadap Tuhan, bahkan dikhianati dengan penyembahan berhala yang mereka lakukan.Tetapi Tuhan tetap saja setia dengan kasihNya menuntun mereka sampai ke tanah Kanaan. Kita bisa bayangkan perasaan Tuhan terhadap pemberontakan bangsa Israel. Tapi dalam kesedihanNya Ia tetap mengasihi umatNYa dan memberi berkat terbaik bagi mereka. Tidak peduli pada kondisi dan perubahan apapun yang terjadi pada kita, kesetiaanNYa tetap untuk selama-lamanya.

Kesetiaan kita teruji kalau kita diperhadapkan pada masalah dan tantangan hidup. Sama seperti dalam hubungan pacaran bisa terbukti kalau ada godaan atau konflik. Jika dalam lingkungan pergaulan ga ada cewek/cowok lebih cakep jelas aja kita tidak susah untuk setia. Tetapi seandainya bila banyak cewek/cowok yang jauh lebih cakep , ditambah lagi banyak tantangan yang kita hadapi dalam hubungan pacaran kita namun kita tetap aja teguh dengan kesetiaan kita, disitulah terbukti kesetiaan yang sesungguhnya.

Kesetiaan kepada Tuhan pun teruji dengan banyak hal. Uang, kesuksesan, popularitas, kemudahan, kesenangan, waktu bahkan maslah bisa dijadikan ujian terhadap kesetiaan kita.

"Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan."


Kamis, 04 Agustus 2011

20 hal yang bisa membuat langkahmu tetap untuk menjadi seorang pemenang!

  1. Mengapa saya berkata "Saya tidak bisa" jika Alkitab mengatakan bahwa saya bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada saya (Fil 4:13)? *
  2. Mengapa saya merasa kurang jika saya tahu bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan saya menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus (Fil 4:19)?*
  3. Mengapa saya harus merasa takut jika Alkitab berkata... bahwa Tuhan tidak memberi saya roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, ketertiban (2 Tim 1:7)?
  4. Mengapa saya harus merasa kurang iman jika saya tahu bahwa Allah telah mengaruniakan kepada saya ukuran iman tertentu (Rom 12:3)?
  5. Mengapa saya menjadi lemah jika Alkitab berkata bahwa Allah adalah terang dan keselamatan saya dan bahwa saya akan tetap kuat dan akan bertindak (Maz 27:1, Dan 11:32)?
  6.  Mengapa saya harus membiarkan iblis menang atas hidup saya jika Roh yang ada di dalam saya lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia (1 Yoh 4:4)? *
  7. Mengapa saya harus pasrah kalah jika Alkitab berkata bahwa Allah dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenanganNya (2 Kor 2:14)? *
  8. Mengapa saya harus kekurangan hikmat jika Kristus sendiri telah menjadi hikmat bagi saya dan Allah akan memberi hikmat jika saya minta padaNya (1 Kor 1:30; Yak 1:5)?
  9. Mengapa saya harus depresi jika saya dapat mengingat bahwa saya dapat berharap pada Allah yang kasih setiaNya tidak habis-habisNya setiap pagi (Rat 3:21-23)?
  10. Mengapa saya harus kuatir, resah, dan rewel jika saya dapat menyerahkan segala kekuatiran saya pada Tuhan yang memelihara saya (1 Pet 5:7)?*
  11. Mengapa saya harus selalu hidup dalam beban jika saya tahu bahwa di mana ada Roh Allah, ada kemerdekaan, dan Kristus telah memerdekakan kita (2 Kor 3:17; Gal 5:1) ?
  12. Mengapa saya harus merasa terhukum jika Alkitab berkata bahwa saya tidak ada lagi di bawah penghukuman sebab saya di dalam Kristus (Rom 8:1) ?
  13. Mengapa saya harus merasa sendirian jika Yesus berkata Ia akan selalu menyertai saya, tidak akan membiarkan dan tak akan meninggalkan saya (Mat 28:20; Ibr 13:5)?*
  14. Mengapa saya harus merasa terkutuk atau merasa saya menjadi korban nasib sial jika Alkitab berkata bahwa Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum taurat sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu (Gal 3:13-14) ?
  15. Mengapa saya harus merasa tidak puas dalam hidup ini jika saya,seperti Paulus, bisa belajar untuk menjadi puas dalam segala keadaan (Fil 4:11) ?
  16. Mengapa saya harus merasa tidak layak jika Kristus telah dibuat menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2 Kor 5:21) ?*
  17. Mengapa saya merasa takut disiksa orang jika saya tahu bahwa jika Allah di pihak saya tidak ada yang akan melawan saya (Rom 8:31) ?
    18. Mengapa saya harus bingung jika Allah adalah Raja Damai dan Ia memberi saya pengetahuan melalui RohNya yang diam di dalam kita (1 Kor 14:33;2:12)
  18. Mengapa saya harus bingung jika Allah adalah Raja Damai dan Ia memberi saya pengetahuan melalui RohNya yang diam di dalam kita (1 Kor 14:33;2:12)
  19. Mengapa saya harus terus-menerus gagal dan jatuh jika Alkitab berkata bahwa sebagai anak Allah saya lebih daripada orang-orang yang menang dalam segala hal, oleh Dia yang telah mengasihi saya (Rom 8:37)?*
  20. Mengapa saya harus membiarkan tekanan hidup mengganggu saya jika saya dapat punya keberanian karena tahu Tuhan Yesus telah menang atas dunia dan penderitaan (Yoh 16:33)? " Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah ! " (Mazmur 46:11a)

Rabu, 03 Agustus 2011

~Menemukan jodoh dari Tuhan~


Memilih jodoh memang susah-susah gampang. Makanya Tuhan mau ajar kita untuk memilih jodoh yang benar. Seperti cerita-cerita alkitab kakek Adam yang membutuhkan tulang rusuknya, dan di kasihlah ulang rusuknya nenek hawa. Ishak , waktu itu pembantu ayahnya yang disuruh cariin jodoh buat dia  untung pembantu itu bener-bener takut Tuhan, dan doa sungguh sehingga ishak dapat istri yang baik. Ishak hanya menikah 1 istri sampai tua Alkitab bilang bahwa sampai umur mereka tua, mereka masih mesraaa sekali. Daud, yang memiliki banyak istri. Daud memang cinta Tuhan tetapi banyak melakukan kesalahandalam hal jodoh, akibatnya tidak pernah memiliki keluarga bahagia. Anak-anaknya saling membunuh, bahkan Daud sendiri mau dibunuh anaknya karena kepahitan.
  •    Bagaiman cara mencari jodoh dari Tuhan?
Memilih pasangan hidup itu jangan kayak main judi. Memilih pasangan hidup gak tahu isinya kaya apa. Coba perhatiin beberapa hal ini:
1.      Pegang prinsip Firman Tuhan: seiman dan seimbang
2.      Bangun pergaulan yang sehat
3.      Dalam pergaulan perhatiin seperti pa sifat-sifatnya. Survey membuktikan bahwa ternyata waktu gaul rame-rame sifat orang tyang sebenarnya bakal muncul, tapi kalo lagi berduaan cenderung untuk berpura-pura baik.
4.      Doa minta tuntunan Tuhan. Minta Tuhan meneguhkan lewat berbagai cara. Bisa saja Tuhan kasih kemampuan di hati kita, kasih ayat, atau ada peneguhan/ dukungan dari ortu, atau dari saudara seiman.
  • Katanya buat dapetin jodoh dari Tuhan, kita harus dengar suara Tuhan. Bagaimana mendengar suara Tuhan?  
Hubungan deket sama Tuhan. Bangun saat teduh, latih diri baca firman tuhan,belajar libatin Tuhan dalam setiap bagian hidup kita. Kalo belum peka sama suara Tuhan, latihlah belajar taat sam firman Tuhanyang sudah kita baca. Soalnya Tuhan senag sama oarang yang memang mau perhatiin isi hatiNya, Dia pasti akan melatihkita untuk mendengar suaraNya.
Cara orang ketemu sama jodohnya memeng beda-beda, ada yang tahu-tahu ketemu langsung cocok, ada yang dijodohin ada yang cocok ada yang tidak cocok,  atau udah lama kenal ternyata itu jodohnya.Percaya bahwa Tuhan juga kasih kebebasan sma semua orang. Kalo prinsip kita “kalo jodoh pasti doi lewat didepan gue”. Mungkin aja orang itu sudah lewat di depan kita, kita aja yang gak-gak ngerti maksud Tuhan dan gak mau susah.
Ada juga yang prinsip yang salah, “Kalo sudah jodoh dari Tuhan semuanya beres”. Itu sangat salah!! Soalnya kalo sudah jadian juga harus ada usaha untuk membangun hubungan itu menjadi asik. Kalo enggak yang pasti berantem, ujung-ujungnya low gak putus pasti nggak akan happy.
                                                                                                                 
Mencari Pasangan hidup sebenarnya bukan soal jodoh-jodohan, tetapi lebih kearah gimana kita minta tuntunan Tuhan supaya kita bisa memilih pasangan dengan benardalam hidup kita. Banyakan orang diluar sana merasa bisa menetuin jalan idupnya sendiri tanpa Tuhan.

Kita  merasa sudah berdoa, yakin, orang bilang dia jodoh dari Tuhan buat kita. Kemudian jadian n akhirnya putus. Kita bukan robot Tuhan kasih kebebasan sama kita. Tuhan mungkin sudah bantuin ketemu jodoh yang bener buat kita, tapi kepribadian kita gak mau di benerin, masih menanamkan keegoisan, ego nya masih didepan itu gak akn berjalan dengan baik, dan ujung-ujungnya putus juga.
Memilih jodoh itu hal sangat pribadi, jadi kita harus dapet dari Tuhan secara pribadi. Kalo kitanya juga gak mantep, jangan dijalanin. Bahkan kalau ada seorang pendeta terkenal bilang bahwa Tuhan mau kita jadian sama seseorang, kita juga harus diuju dulu. Kalo Tujhan gak kasih sesuatu di hati kita secara pribadi, jangan pernah melangkah. Kalo prinsip-prinsip Firman Tuhan ada cocok, biasanya Tuhan juga akan tambahin rasa sayang di dalam hati kita keorang itu.
WARNINGGGG!!!!!!!
PERASAAN JATUH CINTA BELUM TENTU TANDA DARI TUHAN, KARENA MANUSIA BISA SERING JATUH CINTA DALAM HIDUPNYA!!
               Jangan buru-buru melangkah ;)  
Sumber : Gfresh edisi 58, 2005

Bagaimana Mencari Kehendak Allah dalam hidup kita?

Apa sih kehendak Tuhan dalam hidup kita? Banyak orang ingin melakukan kehendakNya tapi mereka bergumul karena mereka tak tahu apa kehendakNya. Pembahasan berikut ini akan membahaas beberapa prinsip Firman Tuhan yang akan menolong kita untuk melakuakan kehendak Allah:
  1. Tuhan mempunyai rencana besar untuk hidupmu!
    Kita adalah ciptaan Tuhan , sesuai dengan rupaNya, untuk tujuan. Seperti Tuhan memanggil Yesaya (Yesaya 49:1), Yeremia (Yeremia 1:5) dan Paulus (Galatia 1:15) untuk suatu tujuan khusus dalam hidupmu.
    "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan".(Yeremia 29:11)
  2. Kehendak Allah yang terutama adalah, bahwa kita mempunyai hubungan intim denganNya melalui Yesus Kristus.
    "Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,  yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran".(I Timotius 2:3-4)
  3. Tuhan ingin kita menjadi murid Kristus.
    ini berarti orang kristen harus berkomitmen untuk mengikutNya tanpa kompromi.
    "Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku." (Lukas 9:23)
  4. Alkitab penolong kita untuk mengetahui kehendakNya
    "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."( MAzmur 119:105)
  5. Tuhan berjanji memberikan kita suatu kebijaksanaan jika kita meminta kepadaNya dalam doa, dan percaya bahwa Ia telah memberikanya. Terkadang kita harus meminta Tuhan suatu hikmat untuk kehendakNya.
    "Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya." (Yakobus 1:5)
    Dan dalam Filipi 4:6, Tuhan menyatakan bahwa kita dapat berdoa untuk memohon apapun.
  6. Tuhan telah memberikan Roh Kudus sebagai penuntun
    "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran."( Yohanes 1:13a)
  7. Kita harusnya mendengar nasihat dari pria dan wanita yang bijaksana ditempatkan Tuhan dalah hidup kita.
    Seringkali nasihat dari orang tua, pendeta, pelayan kaum muda, guru sekolah minggu ataupun orang lain, membantu kita dalam menghadapi situasi sehingga kita dapat memutuskan apa yang ingin kita lakukan.
    "
    Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri,   tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak" (Amsal 12:15)
    "Orang yang dusta bibirnya  adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia i  dikenan-Nya." (Amsal 12:22)
  8. Alkitab menyatakan bahwa damai sejahtera akan datang dalam hidup kita jika kita menyenangkan Tuhan. Sewaktu menentukan antara dua alternatif dalam doa kita, terkadang akan ada pilihan yang memberikan suatu damai sejahtera. Pilihan itu kemungkinan merupakan kehendak Tuhan.
    "Dan sesudah lewat tujuh puluh tahun,   TUHAN akan memperhatikan Tirus, sehingga ia kembali mendapat upah sundalnya, dan ia akan bersundal dengan segala kerajaan yang ada di muka bumi." (Yesaya 23:17)
  9. Kita harus meletakan kepercayaan kita pada Tuhan bahwa apapun yang dilakukanNya adalah untuk kebaikan kita.
    "Percayalah kepada TUHAN  dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu , maka Ia akan meluruskan  jalanmu" (Amsal 3:5-6)
  10. Tuhan telah memberikan pada setiap lita suatu talenta dan kemampuan untuk dipakai dalam pelayanan kepadaNYa. Tuhan selalu memperlengkapi kita untuj melakukan apa yang diinginkanNya. Jika anda tak diberikan suatu kemampuan dalam suatu bidang. Tuhan mungkin tak memenggil anda untu k melayani di bidang tersebut. Ingat bahwa tujuan utama Tuhan adalah hidup kita adalah untuk kemuliaan namaNya.
    sumber : Fungky 'n Gaul, September 2006